Tentang Rasa

Antara

Antara,
Bukan ini atau itu,
Sebuah jawaban tidak pasti atas pilihan pilihan yang pasti.

Antara,
Bukan iya, bukan juga tidak
Sebuah kepastian yang tidak pasti

Antara,
Menyatukan sesuatu yang jumlahnya dua, tapi bukan salah satu dari keduanya,
Tapi, ditengah keduanya sekaligus

Antara,
Bukan aku, juga kamu.
Tapi ini,
Antara kita,
Aku dan juga kamu.

-23jan17

Advertisements
Friendship · Life

Cerita lama

Jika,
Semua telah usai,
Lembar itu harus ditutup
Dengan titik dipojok halamannya.

Waktu kita benar-benar habis,
Suara itu hilang dipojok ruang,
Tawa itu hanya gema ilusi,
Dan kita tinggal cerita lama.

Kita,
Bukan lagi satu bagian,
Tapi,
Bagian dari cerita lalu.

Note; Dan, sebuah cerita tidak akan bagus jika dibaca dua kali,
Cukup ambil hal baik, dan renungkan.

Tentang Rasa

Dibalik rintik hujan

Tentang Hujan
Kota sore ini diselimuti dingin
Guyuran hujan menusuk permukaan tanah,
mengalir, dan hilang.
Menyerbu setiap sudut kota,
Tanpa terkecuali.

Gemercik air bersentuhan genting,
Pohon, juga pencakar langit menimbulkan berisik, sangat.
Titik titik itu berubah jadi genangan,
Aroma tanah khas hujan, menyeruak, menggelitik,
Membangkitkan kenangan lalu, dibawah rintik hujan, yang menderas tiap detiknya.

Lagi, dan lagi
Rindu itu kembali.
Seperti hinggap tak mau pergi
Rintik itu, menderas
Sederas tangisku karena luka itu.

Wahai hujan,
Berhenti jatuh,
Agar aku, tak jatuh semakin jauh.

(Januari, 2017)

Tak Berkategori

Ruang

Aku mengerjap perlahan,
Ini sebuah ruang
gelap, sesak, dan hampa.
Dimana aku?

Ruang ini bagai harapan yang pupus
tak ada seberkas cahaya pun yang tampak.
Kosong, berdebu, tak terawat
Apa pemiliknya mati, atau ruang ini memang dibiarkan mati

Lalu aku mengamati lagi,
ruangan ini seperti tak asing,
aku melihat bayangan semu
Seorang gadis meringkuk sambil menangis
Tangisnya terdengar pilu.
Aku mengenalnya, pikirku.

Aku mendekat kearahnya,
hendak mengusap menenangkannya.
Tapi dia menghilang,

Kudengar lagi suara,
kali ini sebuah lagu,
Lagu favoritku, aku tersenyum.
Ikut bernyanyi bersama alunan itu,
tanpa sadar menangis haru.
Lagu ini menyesakkan.

Selanjutnya gadis itu datang lagi,
masih menangis,
Aku kembali mendekatinya,
kali ini dia tidak menghilang.
Kuusap pelan pundaknya,
Ia menengok,
bola mataku hampir keluar,
bukan, bukan karena matanya sangat sembab,
Bukan juga dia mengerikan.
Tapi dia, adalah diriku sendiri.

Aku tersingkap,
dimanakah aku?
Aku pikir, apakah ini ruang hatiku?
Apakah serusak ini hatiku?
Yang kukira telah mati,
mati rasa, mati fungsi
Karena lelah, mencintai dan tidak dihargai.

22:05, orcva

Friendship · Life · Tak Berkategori

Memilih jalannya sendiri 

Kita usai. Saat kamu memilih menyudahi kisah kita.

Bukan. Bukan kamu juga yang sepenuhnya salah. Mungkin memang harus seperti ini, ini sudah jalannya. 

Saya tahu betul. Merelakan sama sulitnya menerima orang baru. Sungguh sulit. Tapi, tidak ada lagi yang bisa kita benahi, kamu harus pergi karena pilihanmu sendiri.

Saya ingin kamu kembali, saya ingin kejelasan atas semua ini. Tapi percuma, jika kamu tak mau kembali, apalagi menjelaskan yang sedang terjadi. 

Saya menyerah pada semua. Walau sakit saya mencoba menerima. Ternyata sulit ya? Tak semudah kelihatannya. Harusnya sejak awal saya paham, bagaimanapun pasti akan dihadapkan sebuah perpisahan. Entah bagaimana cara dan kapan kejadiannya. Tak peduli sesakit apapun, perpisahan harus di jalani.

Saya hanya bisa menerima. Selain itu saya bisa apa? Mendoakan? Ah iya. Bahagia selalu dengan pilihanmu. Maaf jika esok kamu memutuskan kembali, saya tak yakin tempatmu masih sama dihati. Saya juga tak yakin bisa menerima kamu kembali. Dan saya ragu, semua masih sama untukmu.

Biarlah semua seperti ini. Selamat tinggal, teman. Tunggu apa yang terjadi selanjutnya. Kamu kembali atau semua benar-benar selesai.

P.s: bukan  takut untuk menyampaikan langsung padamu. Saya hanya takut saat bicara langsung kepada kamu hanya akan memperparah keadaan. Suatu hari, semoga kamu membaca. Tau apa yang saya rasa. Saya tak berharap kamu kembali, saya hanya berharap kamu paham tentang semuanya. Belajarlah memahami orang lain, jangan hanya ingin dipahami. Orang lain juga butuh didengar, tak hanya mendengar. Seperti halnya kamu.

                          Dari Anggrek.   

Friendship · Life

Terimakasih D ’17 untuk semuanya

​Perjuangan bersama yang kita lewati telah selesai. Kita bertemu untuk saling mengenal dan saling belajar, satu sama lain, juga untuk meraih cita yang kita harapkan selama ini dengan perantara sekolah, dan masanya yang penuh kenangan.

Terimakasih telah ada, selama tiga tahun ini.

Saya, tidak terlalu pandai berbicara apalagi mengungkapkan sesuatu. Hanya ini yang saya bisa. Merangkai kata menjadi kalimat yang saya buat dengan hati.
Teman-teman, terimakasih sekali. Untuk kurang lebih 1095 hari yang telah berlalu secepat ini. Saya tau, dan sadar. Saya bukan seorang yang teman-able. Ya, saya akui itu. Maaf, jika saya bukan pribadi yang menyenangkan. 
Banyak yang saya dapat dari kalian. Kalian mengajarkan kepada saya, tentang saling melengkapi, dan berbagi. Apapun itu. Maafkan saya, yang selama ini seperti yang kalian tahu. Tapi saya sungguh merasakan hangatnya kalian yang dianggap sebagai keluarga juga. meski terkadang kalian menyebalkan, sejujurnya.

Tak jarang, diantara kita menyakiti. Tapi tak apa, itu semua bagian dari kisah dan kenang juga pembelajaran ‘kan.

Saya yakin, saya akan rindu kalian. Suasana super berisik kelas. Teriakan kalian, makian kalian. Sorakan bahagia kalian, canda, dan semua yang telah kita lewati kemarin. Meskipun sejujurnya saya terkadang terganggu marah juga kesal tapi saat semua hilang, pasti rindu.

Kalian sungguh menjadi pelengkap yang apik dan penyempurna bagian yang belum utuh di diri saya. Kalian teman, saudara, keluarga, musuh, dan apa saja.

Tapi saya juga tau, setiap pertemuan akan ada namanya perpisahan. Dan kita telah sampai pada titik itu sekarang. Bahagia dan kesedihan selalu beriring bukan? Percayalah. Semua adalah yang terbaik, tentunya. Meski kenyataannya tak semudah katanya.
Aku berterimakasih sekaligus meminta maaf. Aku tak yakin sanggup kehilangan kalian yang kadang menyebalkan. Aku berharap keinginan kalian tersemogakan dan aku berdoa bahwa kisah kita saja yang usai, pertemanan kita tidak. Tetap menjadi keluarga, teman, dan semuanya. The best.

Bahagialah kalian selalu, selamat melanjutkan kisah kalian. Semoga cita kalian tercapai. Terimakasih untuk semua pengorbanan, air mata, perjuangan, kekonyolan, dan berisiknya kita.

Semoga semua kenang tetap tersimpan dihati kalian. Selamat berjuang kembali

Untuk kalian, yang akan dirindukan kelak. Juga, untuk kalian para pejuang mimpi.
-D (best) ’17. 3slmn

June, 15 2017. 

01.08

Dari Orchdvlt

Friendship · Life

Perpisahan sebelum perpisahan sebenarnya.

​apapun yang terjadi di hidupmu, itu yang terbaik menurut Tuhan. Tak peduli menurutmu seperti apa. DIA selalu memberi kita yang terbaik, untuk kita tentunya.

Juga pada skenario dan rencana tak terduga Tuhan dalam hidupmu. Ingat, yang diberikan oleh-Nya padamu, yang terbaik untuk hidupmu.

 Jadi tetaplah bersyukur.

Pada dasarnya, kita selalu dihadapkan pilihan.

Entah darimana asalnya.

Kamu tau,

semua tak semudah kelihatannya.

Siapa yang tau,

Hari ini begitu mengubah kehidupan kita.

Ikatan. Status.

Tak ada lagi kita? Ironi.

Semua berubah saat kamu memilih pilihan yang sekilas terlihat jadi pilihan paling buruk. Tapi tidak.

Ya, aku tahu.

Akan selalu ada perpisahan; diakhir jumpa.

Entah siapa yang melakukannya,

waktu atau kita sendiri. 

Kamu memutuskan jalanmu sendiri, benar-benar memutuskan sendiri.

Iya, semoga ini yang terbaik.

Walau yang kutakutkan terjadi; kita berhenti untuk memilih bersama, meski bukan yang diinginkan dari selama ini.

Kita hanya perlu berjalan semestinya.

Entah bagaimana esok,

Kita serahkan saja pada yang Kuasa.

Biarkan saja waktu meniti cerita sesuai skenario-Nya.

Doaku untukmu,

Semoga seluruh citamu tercapai.

Harimu tetap berjalan baik, tanpa adanya kita.

Selamat tinggal, teman.

Semoga kita berjumpa di keadaan yang lebih baik.

berbahagialah selalu dengan pilihanmu.

P.s; Semoga doaku untukmu, terkabul. Apa kisah kita berakhir semenyedihkan ini? Semoga ini bukan akhir yang sebenarnya. Kembalilah kepada kami, pintu itu tetap terbuka lebar untukmu 🙂 
Backsong: Love you Goodbye-one direction

-orchdvlta